Browsed by
Tag: Hati

Pengertian dan Fungsi Dari Hati

Pengertian dan Fungsi Dari Hati

arpms.com – Hati merupakan kelenjar tubuh yang berfungsi sebagai alat ekskresi, yakni alat untuk mengubah zat buangan dan bahan racun yang akan dikeluarkan ke dalam empedu dan urin. Selain itu, hati juga berfungsi, yaitu sebagai berikut:

pengertian-dan-fungsi-dari-hati

Fungsi Hati Manusia

1) Menawarkan Racun
Jika tanpa hati, manusia tidak akan hidup akan akan mati terbunuh oleh racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun-racun ini sendiri berasal dari obat-obatan, alkohol, asam laktat, dan zat amonia. Adapun salah satu proses metabolisme pada tubuh akan memberikan efek samping yang berupa asam laktat yang bisa merugikan tubuh. Penumpukan asam laktat ini ditandai dengan rasa pegal pada otot.

Hati juga akan mengubah asam laktat ini menjadi glikogen yakni sejenis karbohidrat yang bisa dipergunakan sebagai sumber energi yang disimpan di dalam otot. Coba Anda ingat lagi pada metabolisme karbohidrat. Pada saat proses metabolisme protein akan dihasilkan produk sampingan yang berupa zat amonia. Zat ini sendiri bersifat racun dan sangat membahayakan tubuh. Namun kemudian hati mengubahnya menjadi urea yang akan dikeluarkannya bersama dengan air kencing.

2) Tempat Pembentukan & Pembongkaran Sel Darah Merah
Hati akan dilewati darah sekitar 1,4 liter setiap menit. Di saat darah melewati hati tersebut maka akan mengalami “pencucian”, dan kurang lebih 3 juta-an sel darah merah mati setiap detik yang akan dilebur dan hasil dari peleburannya akan disimpan untuk didaur ulang sebagai bahan baku dalam membuat sel darah merah baru dan sebagai bahan baku zat empedu.

3) Tempat Pembentukan dan Pembongkaran Protein
Protein akan larut dalam plasma darah, dan sekitar 50 gram protein per hari dihasilkan hati.

4) Mengubah Glukosa Menjadi Glikogen atau Sebaliknya
Dengan adanya fungsi hati maka kadar gula pada darah bisa diatur karena kadar gula darah yang tak tepat akan berakibat fatal bagi tubuh. Di saat gula darah dalam tubuh naik maka hati akan mengubahnya ke bentuk glikogen, dan begitu sebaliknya saat gula darah turun, glikogen diubah menjadi glukosa.

5) Menghasilkan Zat yang Melarutkan Lemak
Hati sendiri menghasilkan sekitar 0,5 – 1 liter zat empedu setiap hari. Dan zat inilah yang bisa melarutkan lemak. Yang mana telah dijelaskan di depan bahwa sel darah yang mati akan didaur ulang, untuk bahan baku dalam membuat sel darah merah dan zat empedu. Zat empedu ini mempunyai pigmen warna merah yang juga disebut dengan bilirubin dan hijau yang disebut dengan biliverdin http://www.seputarpendidikan.com

Orang yang mengalami kelainan pada hatinya, kadang-kadang akan menampakkan kulit dan mata yang berwarna kuning, yang biasa disebut dengan penyakit kuning (jaundice). Hal ini diakibatkan karena pigmen warna empedu keluar berlebihan dan akan membanjiri peredaran darah.

6) Untuk Menyimpan Vitamin
Hati menyimpan beberapa vitamin yang masuk ke tubuh, dan jika jumlahnya berlebihan. Pada saat tertentu ketika tubuh memerlukan maka akan mengeluarkannya. Jenis-jenis vitamin tersebut antara lain yaitu: vitamin A, D, E, B12.

Sangat besarnya peranan hati dalam kehidupan kita, maka dari itu kita harus menjaganya dan sedini mungkin mengetahui apakah hati kita mengalami gangguan. Penyakit hati yang sangat membahayakan ialah kanker hati atau dikenal juga dengan sirosis. Sirosis ini bisa disebabkan oleh penyakit hepatitis yang mana hal ini disebabkan oleh virus. Dan bisa juga disebabkan mengkonsumsi alkohol dan kurangnya gizi makanan. Dengan demikian usahakanlah hidup sehat, makanan bergizi, dan jauhi alkohol untuk menjaga hati kita.

Baca Lainnya>>>